Showing posts with label properti. Show all posts
Showing posts with label properti. Show all posts

Monday, 6 April 2015

Investor Asing Serbu Saham Properti

investor asing serbu saham propertiRumahdewi.com - Penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia, jumlah penduduk kelas menengah yang terus meningkat dan rencana pemerintah untuk mendorong pembangunan infrastruktur menjadi alasan investor asing untuk berbondong-bondong memburu saham-saham properti di Indonesia. 

Mengutip Bloomberg, Senin (6/4/2015), pengembang properti yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) seperti PT Lippo Cikarang, PT Alam sutera Realty menjadi pendorong peningkatan saham-saham dalam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). 

Beberapa analis global pun merekomendasikan saham-saham properti di Indonesia untuk didekap para investor. Bahkan, berdasarkan data Bloomberg, Indeks saham konstruksi, properti dan real estate mampu tumbuh 26 persen dalam 12 tahun terakhir, angka tersebut dua kali lipat dari IHSG. 

Ada beberapa alasan yang membuat saham-saham properti di Indonesia mendapat perhatian lebih dari para analis. Alasan pertama adalah Bank Indonesia memangkas suku bunga acuan pada Februari 2015 kemarin sebesar 25 basis poin menjadi 7,5 persen dari sebelumnya sebesar 7,75 persen.  Pemangkasan BI Rate tersebut merupakan pertama kalinya dalam 3 tahun terakhir. Penurunan tersebut dilakukan karena sejalan dengan target inflasi di kisaran 4 persen untuk tahun ini dan tahun depan. 

Dengan penurunan BI rate tersebut dipercaya bisa mendorong penurunan suku bunga kredit kepemilikan rumah (KPR). Dengan penurunan bunga tersebut masyarakat akan terdorong untuk membeli rumah-rumah sehingga mendorong pertumbuhan bisnis perusahaan properti. 

Alasan lainnya, presiden Joko Widodo (Jokowi) juga menargetkan pertumbuhan ekonomi di kisaran 7 persen. Salah satu cara yang dilakukan untuk mendorong terciptanya hal tersebut adalah meningkatkan belanja infrastruktur. Dengan adanya belanja infrastruktur yang lebih besar tersebut mendorong pertumbuhan proyek-proyek perusahaan properti dan juga infrastruktur sehingga ikut mendorong kenaikan harga sahamnya. 

Direktur PT Ashmore Asset Management Indonesia, Arief Wana menjelaskan, perseroan menambahkan porsi ke saham-saham properti dalam reksa dana yang dikelolanya. "Saham-saham properti memang telah banyak tetapi kami akan terus menambah porsinya karena prospek masih positif," jelasnya.  Reksa dana Ashmore Dana Progresif Nusantara merupakan salah satu reksa dana dengan kinerja terbaik di 2014 kemarin. 


Sebagian besar analis memberikan nilai positif dalam saham-saham properti. Rating rata-rata konsensus pada perusahaan properti di Indonesia mencapai 4,32 pada skala 5 dimana semua merekomendasikan buy. Rating tersebut melebihi Amerika yang ada di level 4,13 dan juga China yang ada di level 4,1. Para analis yang disurvei oleh Bloomberg memperkirakan indeks properti Jakarta bakal naik 14 persen dalam 12 bulan ke depan. 

Berdasarkan survei yang dilakukan oleh Bank Indonesia, harga rumah di Indonesia kemungkinan akan naik 5,7 persen pada kuartal pertama tahun ini jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, menyusul kenaikan 6,3 persen pada kuartal terakhir pada tahun lalu. 

Friday, 3 April 2015

Apa Bedanya Asuransi Kebakaran Dan Asuransi Properti

apa bedanya asuransi kebakaran dan asuransi properti
RumahDewi.Com – Asuransi properti dapat melindungi rumah Anda dari berbagai jenis risiko, salah satunya musibah kebakaran. Akan tetapi, ternyata ada juga asuransi kebakaran yang terpisah dari asuransi properti.
Lantas, apa perbedaan asuransi kebakaran dengan asuransi properti? Berikut ini ulasannya:
ASURANSI KEBAKARAN
Seperti namanya, asuransi kebakaran menjamin kerugian atau kerusakan harta benda akibat kebakaran dan/atau penyebab lainnya yang dijamin dalam polis. Risiko-risiko yang dijamin dalam polis standar asuransi kebakaran Indonesia ada lima, yakni kebakaran, petir, ledakan, kejatuhan pesawat terbang, dan asap.
1. Kebakaran
Ada tiga jenis kebakaran yang termasuk dalam perlindungan, yakni kebakaran yang diakibatkan oleh menjalarnya api atau panas yang timbul sendiri; hubungan arus pendek; dan kebakaran yang terjadi karena kebakaran benda lain di sekitarnya, dengan ketentuan kebakaran benda lain tersebut bukan akibat dari risiko yang dikecualikan dalam polis.
2. Petir
Kerusakan yang secara langsung disebabkan oleh petir. Khusus untuk mesin listrik, peralatan listrik, atau elektronik dan instalasi listrik, kerugian atau kerusakan dijamin oleh polis ini apabila petir tersebut menimbulkan kebakaran pada benda-benda dimaksud.
3. Ledakan
Ledakan yang berasal dari harta benda yang dipertanggungkan pada polis ini atau polis lain yang berjalan serangkai dengan polis ini untuk kepentingan tertanggung yang sama.
4. Kejatuhan pesawat terbang
Kejatuhan pesawat terbang yang dijamin dalam polis ini adalah benturan fisik antara pesawat terbang termasuk helikopter atau segala sesuatu yang jatuh dari padanya dengan harta benda dan atau kepentingan yang dipertanggungkan atau dengan bangunan yang berisikan harta benda dan atau kepentingan yang dipertanggungkan.
5. Asap
Asap yang berasal dari kebakaran harta benda yang dipertanggungkan pada polis ini atau polis lain yang berjalan serangkai dengan polis ini untuk kepentingan tertanggung yang sama.
Perluasan Perlindungan
Asuransi kebakaran juga dapat memberikan perluasan perlindungan, antara lain:
• Kerusuhan, pemogokan, kerugian akibat perbuatan jahat serta huru-hara sesuai dengan versi DAI (Dewan Asuransi Indonesia)
• Gempa bumi, kebakaran, atau ledakan akibat gempa bumi, letusan gunung berapi, tsunami (polis tersendiri)
• Biaya pembersihan puing-puing
• Tanah longsor
• Gangguan usaha (polis tersendiri)
• Angin topan, badai, banjir, dan kerusakan karena air
• Asap dan benturan kendaraan
Risiko yang Tidak Dijamin
• Kebakaran atau ledakan dari api yang timbul sendiri (self combustion) atau api yang timbul dari sifat barang itu sendiri (inherent vice)
• Kerusakan akibat perang, penyerbuan, aksi musuh asing, dan kegiatan lain sejenisnya
• Reaksi atau radiasi nuklir atau pencemaran radio aktif
ASURANSI PROPERTI
Asuransi properti, atau yang biasa disebut juga dengan asuransi rumah, memiliki perbedaan definisi yang tipis dengan asuransi kebakaran. Pada beberapa perusahaan, asuransi properti dibedakan dari asuransi kebakaran, sedangkan pada perusahaan lainnya asuransi kebakaran merupakan bagian dari asuransi properti.
Pada intinya, asuransi properti akan memberikan berbagai jenis perlindungan terhadap properti atau rumah Anda. Perbedaan asuransi kebakaran dengan asuransi properti terletak pada jenis perlindungan yang diberikan.
Jika pada asuransi kebakaran hanya memberikan perlindungan terhadap lima hal (kebakaran, petir, ledakan, kejatuhan pesawat terbang, dan asap), asuransi properti memberikan perlindungan yang lebih luas, misalnya perlindungan dari banjir, pencurian, aksi mogok, kerusuhan, dan huru-hara. Hal-hal yang disebutkan terakhir tersebut memang juga tersedia pada asuransi kebakaran, tapi konsumen dikenakan tambahan premi, sedangkan pada asuransi properti itu sudah merupakan perlindungan standar.
Jadi, secara sekilas, terlihat bahwa asuransi properti memberikan perlindungan yang lebih luas daripada asuransi kebakaran. Karena itu, premi pada asuransi properti lebih mahal dibandingkan asuransi kebakaran. Setiap perusahaan asuransi memiliki produk yang berbeda-beda, ada yang sudah memasukkan asuransi kebakaran di dalam asuransi properti, tapi ada juga yang menjualnya secara terpisah. Karena itu, Anda harus bertanya lebih detail mengenai perbedaan asuransi kebakaran dengan asuransi properti yang dijual.

Tuesday, 31 March 2015

Tips Sukses Menjadi Investor Properti

Rumahdewi.com – Untuk menjadi investor properti yang sukses, anda memerlukan kewaspadaan dalam memilih properti, karena hal ini membantu kita agar mendapatkan properti yang tepat.

jika anda ingin menjadi seorang investor property yang sukses, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. 
1. Membeli properti hanya dari penjual yang niat menjual.
Dimana pun kita pergi, kita selalu menemukan properti yang hendak dijual, tapi sesungguhnya, pemilik tidak niat menjualnya. Kasus seperti ini sering terjadi jika pemilik hanya sekedar ingin mengetahui harga jual dari properti miliknya. jika ketemu kondisi seperti ini, sebaiknya cari properti lain.
2. Jangan pernah menyebutkan angka penawaran terlebih dahulu.
Dalam tawar menawar, biasanya orang yang menyebutkan harga lebih dulu berada dalam pihak yang kalah. Biarkan penjual yang menyebutkan harga lebih dulu baru kita sebagai pembeli mengajukan penawaran. karena jika kita yang mengajukan penawaran duluan, mungkin saja harga penawaran awal kita lebih tinggi dari keinginan penjual.
3. Jangan sering menjual properti.
sebagai seorang investor yang handal, kita harus menahan properti yang kita beli selama mungkin sampai 10 tahun lebih kalau bisa. karena seorang investor yang sukses tidak pernah sering menjual properti miliknya. semua orang sudah tahu bahwa harga properti akan selalu naik dari tahun ke tahun. jika anda membeli sebuah rumah dengan harga 1 miliar, kemungkinan 10 tahun ke depan harga rumah tersebut menjadi 4 miliar, bayangkan berapa kali lipat harga kenaikan dari harga awal kita beli.
inilah beberapa trik rahasia para investor yang sukses
Selamat menjadi Investor.

Sunday, 29 March 2015

Rumah Dewi - Situs Properti Terbaik di Indonesia

Rumah Dewi - Rumahdewi.com merupakan situs properti terbaru dan terbaik di Indonesia. Dalam memasarkan properti, di sinilah jawabannya apabila seseorang hendak mencari rumah dengan mudah dan cepat. 
Rumahdewi.com menyediakan listing berkualitas, dimana anda dapat menemukan listing rumah baru dan second, apartemen, tanah, komersial, apartemen dll. baik properti untuk jual, beli ataupun sewa.
Rumahdewi.com menyediakan sarana pencarian properti yang cepat dan lengkap, nikmati juga fitur-fitur terbaru kami seperti Berita Properti, Lokasi Populer, Email Alert dan lain-lain.
kunjungi Situs kami di RUMAHDEWI.COM